Almarhum Ustadz Agus Sopandi, atau yang akrab dengan sapaan Kang Abeh, merupakan sosok istimewa bagi keluarga besar Ma’had Tahdzibul Wasiyah, Bandung. Beliau adalah kakak angkatan Ustadz Kurnia Lirahmat semasa menuntut ilmu di pesantren tersebut. Almarhum dikenal sebagai pribadi yang sangat tawadhu, tekun belajar, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap urusan umat.
Oleh karena itu, sebagai wujud nyata ukhuwah Islamiyah, tim Yayasan Amal Mata Hati mengunjungi kediaman keluarga almarhum di Ciparay, Kabupaten Bandung. Kunjungan pada Kamis, 11 Januari 2020 ini bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Kehadiran tim yayasan ini menjadi pengobat rindu bagi keluarga atas dedikasi almarhum semasa hidupnya.
Mengenang Kebersamaan dan Penyaluran Santunan
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang penuh kehangatan sekaligus keharuan bagi semua pihak yang hadir. Ustadz Kurnia Lirahmat berbincang santai dengan keluarga almarhum sambil mengenang masa-masa indah saat mereka masih menimba ilmu di pesantren. Kenangan ini kemudian semakin mempererat ikatan batin antara Yayasan Amal Mata Hati dengan keluarga yang ditinggalkan.
Selain itu, Yayasan Amal Mata Hati juga menyalurkan santunan khusus untuk anak-anak almarhum guna menunjang masa depan mereka. Bantuan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup serta meringankan beban ekonomi keluarga secara langsung. Langkah ini menjadi bukti bahwa persaudaraan sesama Muslim tidak akan terputus meskipun raga telah berpulang ke rahmatullah.
Nasihat Penguat Iman dan Kesabaran dalam Ujian
Ustadz Kurnia Lirahmat memberikan nasihat dan penguatan iman kepada pihak keluarga agar tetap tegar menghadapi ujian kehilangan ini. Beliau menekankan bahwa kematian adalah ketetapan pasti dari Allah ﷻ yang harus kita terima dengan penuh keridhaan. Kesabaran dalam menghadapi musibah merupakan kunci utama untuk mendapatkan keberkahan dan ganti yang lebih baik di masa depan.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Ummu Salamah رضي الله عنها, Rasulullah ﷺ bersabda:
مَا مِنْ مُسْلِمٍ تُصِيبُهُ مُصِيبَةٌ فَيَقُولُ مَا أَمَرَهُ اللَّهُ: إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ، اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا، إِلَّا أَخْلَفَ اللَّهُ لَهُ خَيْرًا مِنْهَا
Tidaklah seorang muslim tertimpa musibah, lalu ia mengucapkan apa yang telah Allah perintahkan: “Sesungguhnya kami milik Allah dan hanya kepada-Nya kami kembali. Ya Allah, berikanlah aku pahala dalam musibah ini dan gantikan dengan yang lebih baik darinya”, melainkan Allah akan menggantikan untuknya dengan yang lebih baik dari musibah itu (HR. Muslim).
Komitmen Yayasan Amal Mata Hati untuk Umat
Kegiatan ini mencerminkan komitmen kuat Yayasan Amal Mata Hati dalam menebar manfaat secara luas bagi masyarakat. Yayasan senantiasa berusaha hadir untuk meringankan beban sesama, terutama bagi keluarga para pejuang ilmu yang telah mendahului kita. Dukungan dari para donatur dan muhsinin tentu menjadi pilar utama agar program kebaikan ini dapat terus berjalan secara istiqamah.
Selanjutnya, marilah kita senantiasa mendoakan agar amal ibadah Almarhum Ustadz Agus Sopandi mendapatkan tempat mulia di sisi Allah ﷻ. Semoga Allah ﷻ menempatkan beliau di surga-Nya dan memberikan ketabahan bagi keluarga yang beliau tinggalkan. Mari terus menguatkan ukhuwah dan menjadi bagian dari rantai kebaikan yang tidak pernah putus demi kejayaan umat Islam.

