Pendahuluan
Persatuan umat Islam adalah salah satu pilar utama dalam menjaga kekuatan agama dan keberlangsungan dakwah. Islam menekankan pentingnya berjamaah, baik dalam ibadah maupun kehidupan bermasyarakat. Perpecahan hanya akan melemahkan umat dan membuka celah bagi musuh untuk merusak dari dalam. Oleh karena itu, berjamaah dan menjaga persatuan merupakan perintah langsung dari Allah ﷻ dan teladan dari Rasulullah ﷺ.
Dalil dari Al-Qur’an
Allah ﷻ berfirman:
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai.” (QS. Ali ‘Imran: 103)
Ayat ini menegaskan bahwa umat Islam diperintahkan untuk berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah serta melarang perpecahan.
Keutamaan Berjamaah dalam Hadits
Dari Abdullah bin Umar رضي الله عنهما, Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ اللَّهَ لَا يَجْمَعُ أُمَّتِي عَلَى ضَلَالَةٍ، وَيَدُ اللَّهِ مَعَ الْجَمَاعَةِ
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengumpulkan umatku di atas kesesatan. Tangan Allah bersama jamaah.” (HR. Tirmidzi no. 2167, hasan sahih menurut Al-Albani)
Hadits ini menegaskan bahwa jamaah adalah jalan keselamatan, sementara berpecah belah mendekatkan pada kesesatan.
Bahaya Perpecahan Umat
-
Melemahkan kekuatan umat Islam – musuh mudah menguasai jika umat tercerai-berai.
-
Hilangnya keberkahan – perpecahan membawa kebencian dan perselisihan.
-
Menyuburkan bid’ah dan kesesatan – kelompok yang menyimpang mudah lahir dari perpecahan.
Allah ﷻ mengingatkan:
وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْبَيِّنَاتُ
“Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang jelas.” (QS. Ali ‘Imran: 105)
Bentuk Persatuan Umat
-
Bersatu dalam aqidah yang lurus – kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah sesuai pemahaman Salafus Shalih.
-
Berjamaah dalam shalat – shalat berjamaah mengajarkan kedisiplinan dan persaudaraan.
-
Menguatkan ukhuwah Islamiyah – saling menolong dalam kebaikan dan takwa.
-
Menghindari hizbiyah (fanatisme golongan) – mendahulukan Islam di atas kepentingan kelompok.
Penutup
Berjamaah dan menjaga persatuan umat adalah jalan menuju kejayaan Islam. Umat yang bersatu akan kuat menghadapi tantangan zaman, sedangkan perpecahan hanya akan membawa kelemahan. Mari kita kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah, bersatu di atas kebenaran, dan menjauhi segala bentuk perpecahan.
Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat, B.A., Lc
![]() |
|