Dalam Al-Qur’an, Allah ﷻ senantiasa menyandingkan kata iman dengan amal saleh. Hal ini menunjukkan bahwa iman memerlukan pembuktian nyata melalui perbuatan, sehingga tidak cukup hanya sebatas pengakuan lisan tanpa keyakinan dan amal. Salah satu bentuk pembuktian iman yang sangat utama adalah dengan berinfaq.
Berinfaq merupakan amal saleh yang memperkuat hubungan baik kita dengan Allah ﷻ sekaligus dengan sesama manusia. Sebagai contoh, saat seseorang menginfakkan hartanya untuk biaya makan para penghafal Al-Qur’an, ia akan mendapatkan cinta serta rida Allah ﷻ. Di sisi lain, para penghafal tersebut akan merasa bahagia karena kebutuhan pokok mereka terpenuhi dengan baik.
Berikut adalah penjelasan detail mengenai alasan mengapa setiap muslim harus bersemangat dalam berinfaq:
Wujud Ketaatan atas Perintah Allah ﷻ
Seorang mukmin yang sejati akan selalu berusaha memenuhi panggilan Rabb-nya dengan penuh ketulusan. Allah ﷻ memerintahkan hamba-Nya agar menafkahkan sebagian rezeki yang telah Dia berikan. Allah ﷻ berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ
Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu (Al-Baqarah: 267).
Pelipatgandaan Pahala yang Luar Biasa
Allah ﷻ memberikan janji bahwa harta yang keluar di jalan-Nya tidak akan hilang sia-sia, melainkan akan tumbuh berkembang. Perumpamaan sedekah dalam Islam laksana benih yang menumbuhkan banyak bulir. Allah ﷻ menegaskan hal ini dalam firman-Nya:
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui (Al-Baqarah: 261).
Sarana Meraih Ampunan dan Surga
Infaq menjadi salah satu pintu utama bagi hamba yang ingin segera mendapatkan ampunan dari segala dosa. Selain itu, surga yang luasnya seluas langit dan bumi telah Allah ﷻ sediakan bagi orang-orang yang gemar berinfaq. Allah ﷻ berfirman:
وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ
Dan bersegeralah kamu menuju ampunan Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang berinfak baik di waktu lapang maupun sempit (Ali Imran: 133-134).
Penyelamat dari Azab yang Pedih
Bagi setiap muslim, berinfaq dengan harta merupakan bentuk perniagaan yang paling menguntungkan di sisi Allah ﷻ. Perniagaan ini memberikan jaminan keselamatan bagi pelakunya dari siksa api neraka di akhirat kelak. Allah ﷻ berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى تِجَارَةٍ تُنْجِيكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Wahai orang-orang yang beriman, maukah kamu Aku tunjukkan suatu perdagangan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (Yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahui (Ash-Shaff: 10-11).
Allah ﷻ Menjamin Pengganti Harta yang Terbaik
Harta yang kita infakkan sesungguhnya tidak akan berkurang, sebab Allah ﷻ telah berjanji akan menggantinya secara langsung. Oleh karena itu, kita tidak perlu merasa khawatir akan kekurangan harta karena bersedekah. Allah ﷻ berfirman:
وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang terbaik (Saba: 39).
Mendapatkan Doa Khusus dari Para Malaikat
Setiap pagi, malaikat turun ke bumi guna mendoakan hamba-hamba yang berinfaq secara rutin. Doa dari makhluk yang suci ini tentu menjadi berkah tersendiri bagi harta dan kehidupan seorang muslim. Abu Hurairah رضي الله عنه meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
Tidaklah ada suatu hari pun di mana hamba-hamba Allah melewati pagi harinya melainkan ada dua malaikat yang turun, kemudian salah satunya berdoa: Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak. Sedangkan malaikat yang satunya lagi berdoa: Ya Allah, berikanlah kehancuran bagi orang yang menahan hartanya (HR. Bukhari).
Perlindungan dari Panasnya Api Neraka
Sedekah sekecil apa pun memiliki kekuatan yang dahsyat untuk menjauhkan seorang hamba dari jilatan api neraka. Meskipun hanya dengan sebutir kurma, infaq tersebut tetap memiliki nilai yang besar di hadapan Allah ﷻ. Dari Adi bin Hatim رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:
فَاتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ
Maka peliharalah dirimu dari api neraka, meskipun hanya dengan menyedekahkan sebutir kurma (HR. Bukhari dan Muslim).
Mendapatkan Kemudahan di Hari Kiamat
Seseorang yang membantu meringankan beban orang lain saat di dunia akan mendapatkan pertolongan istimewa dari Allah ﷻ di akhirat. Terlebih lagi, Allah ﷻ senantiasa menolong hamba-Nya selama ia aktif membantu saudaranya. Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, Nabi ﷺ bersabda:
مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, maka Allah akan melapangkan darinya satu kesusahan di hari kiamat. Dan barangsiapa yang memudahkan orang yang kesulitan, maka Allah akan memudahkan baginya di dunia dan akhirat (HR. Muslim).
Berdasarkan dalil-dalil tersebut, maka tidak ada kerugian sedikit pun bagi seseorang yang bersedia mengeluarkan infaq secara tulus. Maka dari itu, marilah kita niatkan berinfaq hanya karena Allah ﷻ dengan harta yang halal dan cara yang baik. InsyaAllah, segala kebaikan yang kita lakukan akan kembali kepada kita dalam bentuk keberkahan yang berlipat ganda.