Pendahuluan
Kelahiran Nabi Muhammad ﷺ merupakan peristiwa agung yang menjadi titik awal penyebaran cahaya hidayah ke seluruh penjuru dunia. Beliau ﷺ lahir pada hari Senin, 12 Rabi’ul Awwal Tahun Gajah, sebuah tahun yang juga diwarnai dengan peristiwa besar hancurnya pasukan Abrahah yang hendak merobohkan Ka’bah. Kelahiran beliau ﷺ bukan hanya kebahagiaan bagi keluarganya, tetapi juga rahmat bagi seluruh umat manusia.
Kelahiran di Tahun Gajah
Rasulullah ﷺ lahir di Makkah dalam keadaan yatim, karena ayahnya, Abdullah, wafat sebelum beliau lahir. Ibunda beliau, Aminah, melahirkan Nabi ﷺ di rumah Abu Thalib. Tahun kelahiran beliau dikenal dengan ‘Aamul Fiil (Tahun Gajah), karena bertepatan dengan kehancuran pasukan Abrahah yang ingin menghancurkan Ka’bah.
Allah ﷻ mengabadikan kisah tersebut dalam Al-Qur’an:
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ ﴿١﴾ أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ ﴿٢﴾ وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ ﴿٣﴾ تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِّن سِجِّيلٍ ﴿٤﴾ فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍ ﴿٥﴾
“Apakah engkau tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia? Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu dari tanah yang terbakar, lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan.” (QS. Al-Fil: 1–5)
Peristiwa ini menjadi isyarat bahwa Allah ﷻ mempersiapkan bumi untuk kedatangan seorang nabi terakhir yang akan membawa risalah tauhid.
Kelahiran sebagai Rahmat bagi Alam Semesta
Allah ﷻ berfirman:
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ
“Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya: 107)
Ayat ini menegaskan bahwa kelahiran Nabi ﷺ adalah anugerah besar bagi seluruh manusia, jin, bahkan alam semesta. Beliau ﷺ diutus untuk menyempurnakan akhlak, membimbing manusia dari kegelapan menuju cahaya iman, serta menyelamatkan mereka dari kesesatan.
Hari Senin: Hari Kelahiran yang Diberkahi
Dalam sebuah hadits sahih dari Abu Qatadah رضي الله عنه, disebutkan bahwa Nabi ﷺ ditanya tentang puasa hari Senin, lalu beliau bersabda:
ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَأُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ
“Hari itu adalah hari aku dilahirkan, dan hari itu pula aku diutus atau diturunkan wahyu kepadaku.” (HR. Muslim no. 1162)
Hal ini menunjukkan bahwa hari Senin adalah hari yang penuh berkah, karena menjadi hari kelahiran dan juga awal turunnya wahyu.
Ibrah dari Kelahiran Nabi ﷺ
-
Kelahiran beliau ﷺ adalah anugerah besar dari Allah ﷻ yang harus disyukuri dengan meneladani sunnahnya.
-
Peristiwa Tahun Gajah adalah bukti penjagaan Allah ﷻ terhadap Ka’bah, sekaligus pertanda besar menjelang kelahiran Nabi terakhir.
-
Kehidupan beliau ﷺ sejak lahir hingga wafat adalah teladan agung, sehingga mencintai beliau berarti mengikuti sunnah dan ajarannya.
Penutup
Kelahiran Nabi Muhammad ﷺ adalah awal datangnya cahaya Islam yang menerangi dunia. Beliau ﷺ lahir di tahun yang penuh peristiwa besar sebagai tanda kebesaran Allah ﷻ. Umat Islam hendaknya menjadikan kelahiran beliau bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk memperkuat cinta, mengikuti sunnah, dan meneladani akhlaknya.
Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat, B.A., Lc
![]() |
|