Etika dalam Berteman dan Bergaul

Pendahuluan

Berteman dan bergaul adalah bagian penting dari kehidupan manusia. Islam tidak mengabaikan aspek ini, bahkan memberikan panduan lengkap tentang bagaimana memilih teman, memperlakukan mereka, serta menjaga batasan akhlak dalam pergaulan. Teman memiliki pengaruh besar terhadap iman, akhlak, dan masa depan seseorang. Karena itu, etika pergaulan dalam Islam sangat penting dipahami dan diamalkan.


Pentingnya Memilih Teman dalam Islam

Allah ﷻ berfirman:

الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ

“Pada hari itu, teman-teman karib saling bermusuhan satu sama lain, kecuali orang-orang yang bertakwa.” (Az-Zukhruf: 67)

Ayat ini menjelaskan bahwa pertemanan tidak selalu membawa kebaikan; hanya persahabatan yang dibangun di atas ketakwaan yang akan selamat hingga akhirat.


Rasulullah ﷺ bersabda:

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

“Seseorang itu mengikuti agama teman dekatnya. Maka perhatikanlah dengan siapa ia berteman.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi; shahih menurut Al-Albani, dari Abu Hurairah رضي الله عنه)

Teman baik akan menguatkan iman, sementara teman buruk dapat menyeret kepada kehancuran.


Etika Berteman dan Bergaul dalam Islam

1. Ikhlas dan Niat karena Allah

Persahabatan yang dibangun untuk mencari ridha Allah ﷻ akan diberkahi dan langgeng.

Allah ﷻ berfirman:

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ

“Orang-orang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka adalah penolong bagi sebagian yang lain.” (At-Taubah: 71)


2. Saling Menasihati dalam Kebaikan

Rasulullah ﷺ bersabda:

الدِّينُ النَّصِيحَةُ

“Agama itu nasihat.” (HR. Muslim, dari Tamim Ad-Dari رضي الله عنه)

Teman sejati tidak membiarkan temannya tenggelam dalam dosa, tetapi mengingatkan dengan kasih sayang.


3. Menjaga Adab Berbicara

Ucapan harus dijaga agar tidak menyakiti hati teman.

Allah ﷻ berfirman:

وَقُولُوا لِلنَّاسِ حُسْنًا

“Berkatalah yang baik kepada manusia.” (Al-Baqarah: 83)

Termasuk dalam adab: tidak kasar, tidak merendahkan, tidak mengejek, dan tidak mempermalukan.


4. Menjaga Rahasia Teman

Bocornya rahasia teman termasuk pengkhianatan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا حَدَّثَ الرَّجُلُ الْحَدِيثَ ثُمَّ الْتَفَتَ فَهِيَ أَمَانَةٌ

“Jika seseorang berbicara kepadamu lalu ia menoleh (seakan ingin dirahasiakan), maka itu adalah amanah.” (HR. Abu Dawud; shahih menurut Al-Albani, dari Jabir رضي الله عنه)


5. Menjauhi Ghibah, Namimah, dan Hasad

Allah ﷻ melarang ghibah:

وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا

“Janganlah sebagian kalian menggunjing sebagian yang lain.” (Al-Ḥujurāt: 12)

Ghibah merusak hubungan, menambah dosa, dan memadamkan keberkahan persahabatan.


6. Memaafkan dan Tidak Mudah Marah

Setiap hubungan pasti memiliki masalah, maka memaafkan adalah kunci kelanggengan.

Allah ﷻ berfirman:

وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ

“Dan orang-orang yang memaafkan manusia.” (Āli ‘Imrān: 134)


7. Tidak Berlebihan dalam Pergaulan

Pergaulan yang berlebihan dapat menjadikan seseorang menggantungkan diri pada manusia, bukan kepada Allah ﷻ.

Rasulullah ﷺ bersabda:

أَحْبِبْ حَبِيبَكَ هَوْنًا مَا

“Cintailah seseorang secara wajar.” (HR. At-Tirmidzi; shahih menurut Al-Albani, dari Ali رضي الله عنه)


8. Menjauhi Pergaulan Lawan Jenis Tanpa Batas

Pergaulan bebas dapat menimbulkan fitnah dan kerusakan moral.

Allah ﷻ berfirman:

فَلَا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ

“Maka janganlah kalian melembutkan ucapan.” (Al-Aḥzāb: 32)

Interaksi secukupnya, tanpa melampaui batas syariat.


Manfaat Berteman dengan Orang Shalih

1. Hati Lebih Mudah Terbawa kepada Kebaikan

Teman baik akan mengarahkan kepada ibadah, sedekah, dan akhlak mulia.

2. Terhindar dari Kemaksiatan

Orang yang berteman dengan orang buruk lebih mudah melakukan dosa.

3. Didoakan Malaikat

Rasulullah ﷺ bersabda dalam hadits panjang tentang seorang yang mengunjungi saudaranya karena Allah, malaikat berkata:

فَإِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكَ، بِأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَبَّكَ كَمَا أَحْبَبْتَهُ فِيهِ

“Sesungguhnya Allah mencintaimu sebagaimana engkau mencintainya karena-Nya.” (HR. Muslim, dari Abu Hurairah رضي الله عنه)


Pergaulan dalam Islam di Era Modern

1. Selektif dalam Grup Media Sosial

Hindari grup yang penuh ghibah dan fitnah.

2. Bijak dalam Interaksi Online

Jangan mudah komentar buruk atau menyindir.

3. Jaga Batasan dengan Lawan Jenis di Chat

Singkat, seperlunya, dan profesional.

4. Cari Lingkungan yang Mendorong Produktivitas dan Amal Shalih

Teman yang baik mendorong kita semakin dekat kepada Allah ﷻ.


Kesimpulan

Islam memberikan panduan lengkap untuk berteman dan bergaul dengan baik, mulai dari memilih teman, menjaga ucapan, memelihara rahasia, hingga menghindari pergaulan yang dilarang. Persahabatan yang dibangun atas dasar iman akan membawa keberkahan di dunia dan keselamatan di akhirat. Karena itu, setiap Muslim hendaknya berhati-hati dalam memilih teman dan memperlakukan mereka dengan akhlak terbaik.

Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat, B.A., Lc

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top