Bersahabat dengan Al-Qur’an di Bulan Sya’ban

Bulan Sya’ban memiliki kedudukan yang sangat penting bagi setiap hamba yang merindukan keberkahan hidup. Para ulama terdahulu menjuluki bulan ini sebagai syahrul qurra atau bulan para pembaca Al-Qur’an. Maka dari itu, Sya’ban menjadi waktu yang paling tepat bagi kita untuk membangun kedekatan yang erat dengan kalamullah sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Sya’ban Sebagai Pemanasan Spiritual

Interaksi yang intensif dengan Al-Qur’an di bulan Sya’ban berfungsi sebagai pemanasan agar lisan dan hati kita terbiasa dengan lantunan ayat suci. Jika seseorang memulai interaksinya sejak dini, maka ia akan merasakan kemudahan saat menunaikan target tilawah di bulan puasa nanti. Rasulullah ﷺ senantiasa memberikan motivasi kepada umatnya mengenai besarnya keutamaan membaca satu huruf saja dari kitabullah.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رضي الله عنه يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

Dari Abdullah bin Mas’ud رضي الله عنه, beliau berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf. (HR. At-Tirmidzi, Syaikh Al-Albani menshahihkan hadits ini dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi nomor 2910).

Meneladani Semangat Para Salaf

Tradisi mulia para pendahulu shalih mengajarkan kita untuk segera membuka mushaf ketika hilal Sya’ban telah tampak di ufuk. Mereka mengalihkan fokus dari kesibukan dagang dan urusan duniawi demi bercengkrama lebih lama dengan ayat-ayat Allah ﷻ. Perhatian yang sangat besar ini menunjukkan bahwa mereka memahami rahasia di balik bulan pengangkatan amal ini.

Allah ﷻ menjanjikan ketenangan yang hakiki bagi siapa saja yang mau menjadikan Al-Qur’an sebagai teman dalam kesehariannya. Allah ﷻ berfirman dalam kitab-Nya:

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (Ar-Ra’d: 28).

Oleh karena itu, jangan biarkan mushaf kita hanya tersimpan rapi sebagai hiasan dinding di bulan yang penuh berkah ini. Selanjutnya, mari kita buat jadwal rutin untuk tadabbur dan tilawah agar setiap ruangan di rumah kita dipenuhi cahaya keberkahan. Kesungguhan kita dalam bersahabat dengan Al-Qur’an akan menjadi penolong yang nyata di hari kiamat kelak.

Langkah Nyata Membangun Kedekatan

Kita dapat memulai persahabatan ini dengan menentukan target harian yang realistis namun tetap dilakukan secara konsisten. Mulailah dengan membaca beberapa lembar setelah shalat fardhu agar batin kita senantiasa terhubung dengan bimbingan Ilahi. Sya’ban adalah waktu yang ideal untuk memperbaiki tajwid dan kelancaran bacaan agar kualitas ibadah kita semakin meningkat.

Keajaiban Al-Qur’an akan sangat terasa ketika hamba membacanya dengan penuh penghayatan dan kerinduan untuk bertemu dengan Rabb-nya. Jadi, mari kita manfaatkan sisa waktu di bulan Sya’ban ini untuk membasahi lisan dengan kebenaran kalam-Nya. Semoga Allah ﷻ menjadikan kita termasuk golongan ahlul qur’an yang mendapatkan syafaat di hari akhir nanti.

Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat, B.A., Lc

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top