Bantuan Untuk Pembangunan Masjid Al-Muhajirin Sangheulang dan Penyembelihan Hewan Qurban

Jejak Kebaikan di Ibun: Pembangunan Masjid dan Berbagi Hewan Qurban

Yayasan Amal Mata Hati terus berupaya menggerakkan berbagai program kebaikan sebagai lembaga yang berkomitmen menebar manfaat. Kami fokus mendukung syiar Islam melalui penguatan infrastruktur ibadah serta pemberdayaan sosial masyarakat. Oleh karena itu, bantuan pembangunan masjid dan pelaksanaan ibadah qurban menjadi program unggulan kami guna mempererat persatuan kaum muslimin.

Pada 24 Agustus 2018, tim relawan kami melaksanakan penyaluran bantuan untuk pembangunan Masjid Al-Muhajirin. Selain itu, kami juga menyelenggarakan penyembelihan hewan qurban di Kampung Sangheulang, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung. Perjalanan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian para muhsinin mampu menjangkau pelosok daerah demi kemaslahatan umat.

Mendukung Syiar Melalui Pembangunan Masjid Al-Muhajirin

Masjid memiliki peran sangat vital dalam kehidupan umat Islam sebagai pusat ibadah, dakwah, serta kegiatan sosial. Mengingat hal tersebut, Yayasan Amal Mata Hati mengambil bagian untuk mendukung perbaikan masjid-masjid yang membutuhkan perhatian khusus. Kami melihat Masjid Al-Muhajirin memerlukan bantuan agar jamaah dapat beribadah dengan lebih layak dan nyaman.

Ketua Yayasan Amal Mata Hati, Ustadz Kurnia Lirahmat, menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Ketua DKM Masjid Al-Muhajirin, Ustadz Iwan Daryana. Kami berharap dukungan ini mempercepat penyelesaian konstruksi bangunan sehingga fungsi masjid kembali maksimal. Setiap hamba yang mendirikan rumah Allah ﷻ di dunia akan mendapatkan balasan yang istimewa di surga kelak.

Dari Utsman bin Affan رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ بَنَى اللَّهُ لَهُ فِي الْجَنَّةِ مِثْلَهُ

Barangsiapa membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga yang serupa dengan itu (HR. Bukhari dan Muslim).

Menebar Berkah Qurban di Kampung Sangheulang

Selain mendukung fisik masjid, Yayasan Amal Mata Hati juga melaksanakan penyembelihan hewan qurban pada hari yang sama. Program ini bertujuan menyalurkan daging qurban secara tepat sasaran kepada warga yang paling membutuhkan. Di samping menjalankan sunnah, aktivitas ini menjadi jembatan ukhuwah antara para donatur dengan masyarakat di pedesaan.

Ternyata, ibadah qurban bukan sekadar ritual menyembelih hewan dan membagikan dagingnya saja. Hal yang paling utama dalam ibadah ini adalah ketakwaan dan keikhlasan hati sang hamba saat mempersembahkannya kepada Allah ﷻ. Oleh karena itu, setiap tetesan darah hewan qurban menjadi saksi ketaatan kita di hadapan Sang Khalik.

Allah ﷻ menegaskan hakikat kurban dalam Al-Qur’an:

لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنكُمْ

Daging-daging qurban dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian (Al-Hajj: 37).

Apresiasi Tertinggi bagi Para Muhsinin

Kami menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan amanahnya. Berkat dukungan Anda, masyarakat Kampung Sangheulang dapat merasakan kebahagiaan di hari raya serta memiliki tempat ibadah yang lebih baik. Kami berdoa semoga setiap rupiah dan hewan yang Anda kurbankan menjadi pemberat timbangan kebaikan di akhirat.

Mari kita terus bergandengan tangan dalam menebar manfaat dan membangun peradaban Islam yang lebih gemilang. Keberlanjutan program ini sangat bergantung pada kepedulian dan kerja sama kita semua sebagai satu tubuh dalam iman. Semoga Allah ﷻ senantiasa merahmati setiap langkah kecil kita dalam menolong agama-Nya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top