Sang Gubernur yang Terkabul Doanya
Al-‘Alā’ bin Al-Hadhramī رضي الله عنه merupakan salah satu sahabat utama Rasulullah ﷺ yang memiliki kedudukan istimewa. Beliau berasal dari kabilah Hadhramaut tetapi besar di kota Makkah. Selain memiliki kecakapan dalam memimpin, beliau juga terkenal sebagai sosok yang sangat mustajab doanya.
Kepercayaan Rasulullah ﷺ dan Masa Kepemimpinan
Sejak awal, Rasulullah ﷺ memberikan kepercayaan besar kepada Al-‘Alā’ bin Al-Hadhramī رضي الله عنه untuk mengemban amanah penting. Oleh sebab itu, Nabi ﷺ mengutus beliau sebagai gubernur di wilayah Bahrain untuk menyebarkan dakwah Islam. Kemudian, tugas mulia ini terus berlanjut hingga masa kekhalifahan Abu Bakar Ash-Shiddiq رضي الله عنه serta Umar bin Khattab رضي الله عنه. Allah ﷻ berfirman mengenai pentingnya amanah:
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا
Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya (QS. An-Nisa: 58).
Meskipun beliau menjabat sebagai pemimpin, beliau tetap hidup dalam kesederhanaan. Selain itu, beliau selalu mengutamakan keadilan dalam setiap keputusan yang beliau ambil bagi rakyatnya.
Keajaiban Doa di Medan Jihad
Selanjutnya, sejarah mencatat peristiwa luar biasa saat Al-‘Alā’ bin Al-Hadhramī رضي الله عنه memimpin pasukan Muslimin melawan kaum murtad di Bahrain. Ketika itu, pasukan kehabisan persediaan air di tengah padang pasir yang sangat gersang. Namun, beliau segera mengajak seluruh pasukan untuk memohon pertolongan hanya kepada Allah ﷻ.
Beliau memanjatkan doa dengan penuh keyakinan, lalu seketika itu juga Allah ﷻ menurunkan hujan serta memunculkan mata air. Karena peristiwa tersebut, kekuatan mental pasukan kembali bangkit. Rasulullah ﷺ memang telah mengajarkan bahwa doa adalah senjata mukmin. Sebagaimana Abu Hurairah رضي الله عنه meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda:
ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ
Berdoalah kepada Allah dalam keadaan kalian yakin akan dikabulkan (HR. Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’).
Keteguhan dalam Berdakwah
Selain ahli dalam memimpin pasukan, Al-‘Alā’ bin Al-Hadhramī رضي الله عنه juga gigih dalam mengajak manusia menuju tauhid. Oleh karena itu, dakwah beliau di wilayah Bahrain membuahkan hasil yang sangat besar bagi perkembangan Islam. Beliau senantiasa menekankan bahwa kemuliaan hanya dapat tercapai dengan mengikuti ajaran Nabi ﷺ.
Oleh sebab itu, beliau tidak pernah merasa lelah dalam mengajarkan syariat kepada penduduk setempat. Beliau menyadari bahwa memberikan hidayah melalui lisan adalah pahala yang luar biasa. Sebagaimana Sahl bin Sa’ad رضي الله عنه meriwayatkan sabda Nabi ﷺ:
فَوَاللَّهِ لأَنْ يَهْدِيَ اللَّهُ بِكَ رَجُلاً وَاحِدًا خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُونَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ
Demi Allah, sungguh jika Allah memberi hidayah kepada satu orang saja melalui perantaraanmu, itu lebih baik bagimu daripada unta-unta merah (HR. Bukhari dan Muslim).
Wafatnya Sang Gubernur
Pada akhirnya, Al-‘Alā’ bin Al-Hadhramī رضي الله عنه wafat pada tahun 21 Hijriah saat beliau masih menjabat sebagai gubernur. Beliau meninggal dunia ketika sedang dalam perjalanan menuju wilayah baru untuk bertugas. Meskipun jasadnya telah tiada, namun warisan keteladanannya dalam hal kepemimpinan serta kekuatan iman tetap abadi.
Seluruh kaum Muslimin senantiasa mengenang beliau sebagai sosok yang jujur serta setia kepada Rasulullah ﷺ. Kehidupan beliau menjadi bukti nyata bahwa Allah ﷻ akan selalu menolong hamba-Nya yang bersungguh-sungguh di jalan-Nya.
Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat, B.A., Lc
![]() |
|



