Malam-malam Ramadhan selalu terasa istimewa karena kumandang takbir dan lantunan ayat suci Al-Qur’an menghiasi suasana. Salah satu ibadah yang paling umat Islam nantikan tentu saja adalah shalat Tarawih. Shalat ini bukan sekadar ibadah tambahan, melainkan merupakan ladang pahala yang sangat luas bagi setiap mukmin.
Makna dan Hakikat Shalat Tarawih
Secara bahasa, nama Tarawih berasal dari kata dalam bahasa Arab yang bermakna istirahat. Hal ini terjadi karena para sahabat Nabi رضي الله عنهم dahulu melaksanakan shalat ini dengan durasi yang sangat panjang. Oleh karena itu, mereka sering mengambil waktu untuk beristirahat di sela-sela setiap empat rakaat. Meskipun hukumnya sunnah, namun shalat ini memiliki kedudukan yang sangat mulia dalam pandangan Allah ﷻ.
Rasulullah ﷺ bahkan memberikan kabar gembira bagi siapa saja yang menghidupkan malam Ramadhan dengan shalat malam. Sahabat Abu Hurairah رضي الله عنه meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Barangsiapa yang shalat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (HR. Bukhari dan Muslim).
Keutamaan Shalat Tarawih Berjamaah
Selanjutnya, umat Islam sangat dianjurkan untuk menunaikan shalat Tarawih secara berjamaah di masjid. Selain dapat mempererat tali silaturahmi, ibadah berjamaah ini menjanjikan pahala yang berlipat ganda bagi para pelakunya. Bahkan, seseorang bisa mendapatkan pahala shalat semalam suntuk jika ia mengikuti gerakan imam hingga selesai.
Berdasarkan riwayat sahabat Abu Dzarr رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ
Sesungguhnya barangsiapa yang shalat bersama imam sampai imam tersebut selesai, maka dituliskan baginya pahala shalat semalam suntuk (HR. At-Tirmidzi, ia berkata: Hadits Hasan Shahih. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih At-Tirmidzi).
Oleh sebab itu, sebaiknya kita tetap bertahan di masjid sebelum imam menyelesaikan shalat Witir. Tentu saja, kesempatan emas ini sangat sayang jika kita lewatkan begitu saja di bulan penuh ampunan ini.
Rahasia di Balik Kekhusyukan Tarawih
Di samping mengejar pahala, tujuan utama dari shalat Tarawih adalah melatih ketenangan jiwa dan kedekatan kepada Sang Pencipta. Gerakan-gerakan shalat yang tertata dengan tenang akan memberikan efek relaksasi bagi tubuh serta pikiran kita. Namun, syarat utama untuk meraih rahasia ketenangan ini adalah dengan menjaga kekhusyukan dan tidak terburu-buru.
Allah ﷻ memuji hamba-hamba yang senantiasa menjaga shalat malamnya di dalam Al-Qur’an:
تَتَجَافَىٰ جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا
Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap (QS. As-Sajdah: 16).
Mari kita manfaatkan setiap rakaat Tarawih untuk merenungi kebesaran Allah ﷻ dengan sungguh-sungguh. Dengan niat yang ikhlas, shalat Tarawih akan menjadi penyejuk hati yang paling indah sepanjang bulan Ramadhan. Akhirnya, semoga Allah ﷻ menerima setiap sujud kita dan mengampuni segala kekhilafan kita di masa lalu.
Penulis : Ustadz Kurnia Lirahmat, B.A., Lc
![]() |
|
